Langsung ke konten utama

Postingan populer dari blog ini

Ekspedisi Pelosok Priangan Timur

Tugu Siliwangi, berada di perbatasan provinsi Jawa Barat-Jawa Tengah “Esa Hilang, Dua Terbilang”, wangsit Prabu Siliwangi Mendengar kata tersebut, mungkin tidak asing lagi ditelinga masyarakat Jawa Barat. Konon, Jawa Barat yang pada zaman dahulu merupakan Kerajaan Pajajaran dan Galuh yang salah satu raja termahsyurnya pada saat itu ialah Prabu Siliwangi. Kisah ini telah menjadi kisah turun temurun masyarakat Jawa Barat. Legenda itu menguat diwilayah priangan timur.  Dari kisah tadi membuat saya tertarik untuk menjelajahi alam Priangan Timur, ditemani rekan Backpacker, Kang Adam Akbar. Kami berdua sepakat untuk explore di hari Jum'at, 16 Februari 2018 dan perjalanan pun dimulai sekitar pukul 09.00 wib dari STIKes Respati, Tasikmalaya dengan tujuan menuju ke perbatasan Jawa Barat-Jawa Tengah. Explore adalah kegiatan yang biasa saya lakukan untuk mengisi waktu kosong atau disaat liburan semester tiba (itung-itung refreshing setelah berperang dengan UAS). Dengan memb...

Ngopi-isme

Ilustrasi : @radenyudistira09 (dokpri) Kegiatan Ngopi dikalangan kaum intelektual bukanlah sebuah hal yang baru, namun telah menjadi sebuah kebutuhan dalam menyusun wacana hingga ke penyelesaian masalah. Ngopi disini bukan berarti kegiatan duduk manis kemudian menyeruput secangkir kopi sembari menghisap sebatang rokok, melainkan ngopi yang dimaksudkan ialah kegiatan diskusi (Ngopi = Ngobrol Pintar). Kegiatan ngopi dapat dijumpai di ruang kelas, perpustakaan, kantin, masjid, ruang keseketariatan ormawa, hingga ruang terbuka seperti taman. Betapa besarnya peran dari ngopi sendiri sebab berbagai pemikiran dan gagasan banyak dilahirkan disini. Bagi mereka yang menasbihkan dirinya sebagai seorang aktivis, organisator, kura-kura (kuliah-rapat, kuliah-rapat) kegiatan ngopi merupakan hal yang lazim ditunaikan dimanapun berada selama ada lawan bicara. Sajian ngopi cenderung lebih nikmat jika ditemani cemilan, misalnya ditemani secangkir kopi (tanpa rokok; bagi mereka yang taat kepada kes...

|Puisi| Secarik Kisah dari Kuwojo, Bagelen

(*klik “Listen in browser” dan aktifkan volume sebelum di gulir ke bawah baca puisi) Kisah ini terjadi saat, Hari Idul Adha kemarin Ya ini hanya mengingat kembali, Di mana Ku sedang mengunjungi Suatu tempat di Desa Kuwojo. Seseorang yang disayangi Dan tempatnya yang tak bisa Terlupakan, selalu teringat Teringat akan daerahnya Yang masih alami, dan Keramahtamahan di dalamnya. Hanya beberapa meter jarak Yogyakarta dari dekatnya. Setiap saat bisa mendengar kereta Yang lewat di depan beberapa meter Juga melihat lalu lalang kendaraan Yang melintasi jalur provinsi. Antara Jateng dan DIY dari depan rumah. Seperti daun cincau, srikaya, jambu Yang bisa mudah di dapat dari Pekarangan halaman rumahnya. Bagelen, Sudut dari Purworejo dan Kuwojo merupakan pintu masuk Perbatasan antara Jateng dan DIY. Meskipun kadangkala susah sinyal, Keseruan datang dengan Ku berkelana, Mendatangi stasiun lama di seberang, Menanti dan berharap ada kereta yang melintas, Dan akhirnya ...